Prinsip-Prinsip Pemeliharaan Mesin Diesel (Diesel Engine Maintenance Principal)

Posted on Updated on


 

Dalam memelihara mesin diesel kita memerlukan beberapa prinsip yang perlu diperhatikan. Prinsip tersebut adalah pengecekan (checking), kebersihan (cleaning), setel ulang (adjusting), pengikatan ulang (retightening), penggantian atau penambahan oli, penambahan air pendingin, kalibrasi alat ukur dan sensor dan yang tidak kalah penting adalah pengoperasian yang baik.

 
Pengecekan (checking)
Mesin diesel memerlukan pengecekan dalam operasionalnya. Pengecekan bisa dilakukan secara visual atau, pengukuran melalui pressure gauge, thermometer, speedometer , pengecekan melaui pendengaran dan lain-lain. Pengecekan yang dapat dilakukan secara visual meliputi pengecekan kebocoran baik air, oli maupun bahan bakar. Tetapi Lepasnya atau kendornya baut bagian luar mesin diesel juga dapat dilakukan secara visual. Pressure gauge digunakan untuk mengetahui tekanan yang ada dari suatu saluran fluida baik air, oli, maupun bahan bakar. Untuk mengetahui apakah terjadi aliran fluida yang baik atau tidak. Thermometer digunakan untuk memonitor temperatur. Untuk mencegah terjadinya overheating pada mesin diesel. Speedometer digunakan untuk mengukur kecepatan dari putaran mesin diesel. Sedangkan melalui pengdengaran kita dapat mengetahui gesekan atau getaran yang berlebih pada suatu komponen tertentu atau juga mengetahui letak kebocoran gas pada mesin diesel.

 
Kebersihan (cleaning)
Kebersihan merupakan faktor penting dalam pemeliharaan mesin diesel. Karena dengan kebersihan akan mempengaruhi lifetime dari komponen-komponen mesin diesel, terutama pada komponen-komponen mesin diesel yang bergesekan seperti bearing, shaft, stem valve, bushing, piston dan silinder liner. Dan kebersihan bisa dikatakan sebagai prinsip utama dari pemeliharaan rutin. Semua filter oli maupun bbm (bahan bakar minyak) juga harus dibersihkan secara rutin untuk menjamin suplai oli maupun bbm mempunyai kualitas yang baik.

 
Setel ulang (adjusting)
Ada beberapa komponen dari mesin diesel harus disetel ulang karena terjadi sedikit keausan atau terjadi sedikit kendor akibat getaran. Komponen tersebut antara lain clearance antara intake or exhaust valve dengan pelatuk pada rocker arm, posisi rek bbm pada masing-masing injection pump, dan setel tekanan pada injektor.

 
Pengikatan ulang (retightening)
Hal ini dilakukan setelah melaksanakan pengecekan atau setelah pembongkaran. Setiap baut mempunyai standar dalam pengikatannya tergantung dari besar baut, material baut dan juga kegunaannya. Biasanya produsen mesin diesel memberikan standar dalam pengikatan. Standar pengikatan dapat berupa satuan kgf, kg.meter, Nm dengan menggunakan kunci momen, dapat berupa besaran derajat, atau juga dengan satuan tekanan : bar, psi dengan menggunakan hydraulic pump.

 
Penggantian atau penambahan oli
Masing-masing oli mempunyai karakteristik yang berbeda tergantung kegunaanya. Fungsi utama dari oli adalah pelumasan untuk komponen-komponen yang saling bergesekan. Karena masing-masing oli mempunyai lifetime maka diperlukan penggantian atau penambahan oli secara berkala.

Penambahan air pendingin
Air yang digunakan untuk pendinginan umumnya adalah air demin. Biasanya diperlukan sedikit penambahan air karena sistem pendinginan mesin diesel dilakukan secara close loop, sehingga hanya sedikit air yang hilang. Kerugian atau kehilangan sedikit air tersebut biasanya terjadi karena sedikit kebocoran pada pompa, atau sebagian menguap karena panasnya mesin.

Kalibrasi alat ukur dan sensor
Mesin diesel biasanya dilengkapi dengan alat ukur dan sensor. Sensor yang ada dapat berupa sensor alarm maupun sensor pengetrip. Sehingga demi keamanan mesin dan pengguna diperlukan kalibrasi secara berkala tergantung dari jenis alat ukur dan sensornya.

Pengoperasian yang baik
Ada pepatah menyatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Penyataan tersebut ternyata cocok dengan sistem pemeliharaan mesin diesel. Pengoperasian yang baik pada mesin diesel merupakan pemeliharaan yang pertama karena dengan pengoperasian yang baik sesuai SOP (standard Operation Prosedure) akan membuat lifetime mesin diesel akan terjaga sesuai dengan desain.

Sampai disini artikel yang saya buat semoga bermanfaat. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih

Iklan

9 thoughts on “Prinsip-Prinsip Pemeliharaan Mesin Diesel (Diesel Engine Maintenance Principal)

    alam said:
    18 Oktober 2012 pukul 13.41

    berapa penambahan oli yang dianjurkan secara standar pada engine 8- 10 cyl sehingga bisa ditentukan apakah engine masih layak beroperasi ataukah overhaul? minta pencerahannya di alam_haq@yahoo.com

    agussetiawan responded:
    20 Oktober 2012 pukul 20.54

    Untuk mengetahui apakah mesin itu harus dioverhaul atau tidak harusnya sesuai dengan manual book mesin tersebut. Misalnya setiap 10000 jam / 20000km operasi harus di lakukan overhaul. Untuk jumlah penambahan oli sebagai standar untuk melakukan overhaul tidak ada. Jika kondisi oli yang secara pengetesan di laboratorium. itu bisa digunakan sebagai acuan untuk overhaul, jika hasil laboratorium menunjukan gejala kerusakan di mesin.

    industry maintenance said:
    2 November 2012 pukul 15.40

    Bagaimana cara mengoprasikan mesin diesel dengan baik?

      agussetiawan responded:
      7 November 2012 pukul 17.40

      Mesin dioperasikan sesuai dengan manual booknyknya Pak. Makasih.

    rudi said:
    26 Februari 2013 pukul 23.01

    penambahan oli tergantung pada separator, semakin sering menggunakan separator maka akan semakin banyak flushing, untuk operasi normal dengan separator operasi 1 minggu kurang lebih 1 drum (untuk mesin 8 cylinder in line daya terpasang sekitar 2500 kw)

    iwan sudjatmiko said:
    19 November 2013 pukul 22.44

    apakah bisa dijelaskan lebih detail tentang cara cara pengecekan yang dilakukan sendiri dirumah, tanpa harus ke bengkel, kira kira paramaeter apa yang harus dikontrol?

      agussetiawan responded:
      20 November 2013 pukul 07.02

      contohnya mobil diesel bisa dilakukan pekerjaan di rumah untuk pemeliharaan, pemeliharaan yang dilakukan sendiri kan lebih baik, karena kebersihan dan perhatian kita lebih besar. parameter yang dikontrol dalam bongkar pasang adalah kekuatan torsi pada waktu pemasangan harus sesuai dengan manualbooknya atau bisa diukur ketika melepas baut.

    yanto said:
    18 Juni 2014 pukul 05.51

    slmt malam pak.sy dwi apriyanto di lampung.trims buat artikel bapak yg bnyk membantu…maaf pak boleh sy konsultasi? sy pny phanter NHG thn 2000. baru dpt 2 bln yg lalu. kata montir mobil sy ini hrs turun mesin.cm sy blm yakin 100%. mobil sy klo digas2 keluar asap putih.semakin digas semakin tebal asapnya ( campur asap hitam) begitu idle tetep asap putih tipis..setelah sy panasi 10 menit sy gas2…lalu sy buka tutup oli mesin sy rasakan ada hembusan udara keluar tp sgera hilang.pas dibuka jg muncul asap tipis tp sgera hilang jg.kmudian sy tutup lg trs sy buka lg kejadian td berulang. oya pak pas waktu tutup oli td sy buka sy gas ada semprotan oli/oli nyiprat lmyn bnyk. apakah itu msh normal? terus suara mesin jg gak garing.kurang greng…greng…greng…gitu pak? suara mesin spt pincang…kata montir jg ini hrs service injeksi+nozle..apakah klo injeksi+nozle bs menimbulkan asap putih di knalpot pak? asap knalpot sy bau solar mnyengat dan pedih di mata….apakah hrs turun mesin pak?ciri2 hrs turun mesin gmn pak? selama 2 bulan itu mobil tiap hari dipanasi sekitar 10 menitan..sy cek oli ga berkurang pak..mobil blm pernah sy bw jalan2..jd cm digarasi saja..kilometer sudah 227rb km…apakah mmg sdh waktunya over houl pak? sekali mohon nasehat&pencerahannya pak? maaf tulisan dan bahas
    anya belepotan dan bnyk pertanyaan 🙂 terima ksh pak…sukses buat bapak

    agussetiawan responded:
    23 Juni 2014 pukul 07.20

    Selamat pagi, mengenai overhaul untuk mesin diesel 240.000 km adalah simple overhaul atau top overhaul itu standarnya. yang dimaksud top overhaul adalah melakukan pengecekan dan perbaikan pada mesin bagian atas seperti diantaranya silinder head, nozzle, sistem pompa injeksi, stel klep, ganti packing dan lain sebagainya. Kalo dari indikasinya keluar asap putih maka bisa dicurigai bocor kompresinya, kecenderungannya ganti ring piston. Mengenai montir yang menyarankan servis injektor (nozzle) benar karena suara mesin seperti pincang. Untuk menjaga agar nozzle dalam kondisi baik selalu jaga kondisi filter bbm dengan mengganti filter secara rutin. setelah service nozzle, anda merasakan kondisi mesin baik dan anda merasa puas ada baiknya anda menunggu waktu sampai waktu mesin harus di overhaul,ini tentunya akan menghemat pengeluaran anda. terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s