Oase

Siapakah Atau Apakah Diri Kita

Posted on Updated on


Sifat seorang hingga dewasa saat ini dipengaruhi oleh gen seseorang, serta latar belakang seseorang hingga dia menjadi saat ini. Menurut Florence Littauer dalam bukunya “Personality Plus” orang bisa dibagi menjadi empat sifat yang dominan. yaitu melankolis, sanguinis, korelis dan plegmatis. Keempat sifat itu berbeda beda dan ada yang saling berlawanan. seperti melankolis dengan sanguinis menurut penulis mempunyai sifat yang bertolak belakang yaitu sifat melankolis yang serius, tekun dan mendalam dan berbagai sifat turunananya belawanan dengan sifat sanguinis yang lugu, polos, periang dan kekanak-kanakan serta sifat turunanannya. Walaupun begitu keduanya mempunyai sifat yang sama yaitu sama – sama mempunyai sifat emosional tetapi dengan rentang fluktuasi yang berbeda. Sanguinis memerlukan waktu untuk berubah sikap emosionalnya dengan waktu yang singkat, sedangkan melankolis memerlukan waktu mengubah emosinya  yang sangat lama dan cenderung pendendam. Sedangkan korelis dan plegmatis mempunyai sifat yang berlawanan. Korelis mempunyai sifat egois, bakat jadi pemimpin, dinamis dan aktif, memerlukan perubahan dan semua sifat turunannya sedangkan plegmatis mempunyai sifat sebaliknya yaitu damai, suka mengalah, toleran, permisif, tidak tergesa gesa dan semua turunannya. Tetapi keduanya juga mempunyai sifat sama sama mempunyai emosi yang stabil. Itu kira-kira gambarannya untuk lebih jelasnya baca bukunya sendiri. Apun sifat kita yang paling penting adalah memaksimalkan kelebihan kita melalui bersyukur dan bekerja lebih giat dan menyadari bahwa kita selalu mempunyai kelemahan. Yang penting kita harus ridha kepada Allah atas sifat yang telah diberikan kepada kita dan selalu kita gunakan untuk kebahagiaan kita dan orang orang sekitar kita.

Iklan

Amarah

Posted on Updated on


Suatu ketika saya sedang melaksanakan pemeliharaan. Hari itu merupakan hari yang sangat mengesankan, melelahkan, menjemukan, kebingungan jadi satu. Hari senin, hari yang sangat dibenci oleh kebanyakan orang pekerja, termasuk saya. Seminggu sebelumnya juga sangat melelahkan, dimana sabtu minggu juga banyak kegiatan yang membuat badanku menjadi lelah dan capek di hari senin.

Awalnya pemeliharaan berjalan dengan lancar. Saat itu saya sedang menggarap penyetelan clearance valve bersama seorang teman lainnya. Beberapa teman melaksanakan pengecekan yang lain dan juga pemeliharaan filter oli dan juga pemeliharaan strainer oli. Ketika saya sedang menyetel clearance valve, tiba-tiba terjadi banyak luberan oli di tempat filter oli yang sudah dibuka karena pelaksanaan pembersihan oli di strainer. Ceceran oli begitu banyaknya sehingga saya melihat dari atas. Dengan spontan dan suara keras saya berseru stop..stop..!! berulang-ulang. Kemudian saya turun dari atas mesin menuju penyebab terjadinya luberan oli, yaitu strainer untuk mengamankan keadaan. Dengan tiba-tiba seorang panggil saja Sodrun yang mengerjakannya menyerang saya dengan sebuah kunci sambil bergetar, entah apa yang ada dipikirannya. Saya bilang maaf..maaf.., sempat saya menangkis sedikit kunci itu, kemudian ada 2 teman lainnya ada yang meredakan dan menahannya. Tak lama kemudian turunlah supervisor dan menahan Sodrun. Yang mengejutkan saya dan mungkin juga teman-teman yang saat itu ada disitu, tiba-tiba saja Sodrun mengancam “Kubunuh kau!” beberapa kali. Sungguh hal itu mencengangkan, menegangkan, tetapi saya bersyukur karena tindakan saya yang tidak terpancing oleh sodrun untuk meladeni.

” Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakal. ” (Q.S. Al Maa’idah 11)

Apa yang akan terjadi jika aku meladeni, wah ngga tahu apa yang akan terjadi.
Memang pekerjaan di bidang perbaikan permesinan harusnya dilaksanakan dengan cara hati boleh panas tetapi kepala harus tetap dingin. Pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, karena berhubungan dengan fisik dan juga lingkungan yang kotor. Saya waktu itu hanya berkata Alhamdulillah, karena kedua belah pihak tidak terjadi luka, saya bersyukur tidak melayaninya.
Semoga Allah selalu melindungiku. Alhamdulillah.

SABAR

Posted on Updated on


Jadikan sabar dan sholatmu sebagai penolongmu. Sering kita mendengar nasehat dari guru, bapak , ibu dan bahkan teman-teman kita, maka bersabarlah terhadap cobaan yang kita alami. Memang sudah menjadi fitrah kita sebagai manusia pasti akan setuju atas kebenaran nasehat tersebut. Mungkin sejenak kita akan mengambil nasehat yang sangat benar tersebut, tetapi dengan berangsurnya waktu semangat akan menjalani nasehat tersebut akan pudar ketika cobaan belum juga hilang. Hanya orang-orang yang beriman yang akan memegang nasehat itu. Memang kata sabar sangat mudah diucapkan tetapi amat sulit untuk diterapkan. Padahal sudah jelas bahwa sabar sudah ditetapkan sebagai salah satu penolong bagi manusia oleh Allah SWT. Berarti disini kita diuji oleh Allah mengenai iman kita kepada-Nya.

Dalam menghadapi suatu cobaan kita diwajibkan oleh Allah berusaha sekuat mungkin hingga cobaan tersebut hilang darinya. Tidaklah Allah mengubah nasib suatu kaum melainkan melainkan harus mencobanya. Ada banyak pepatah yang bermanfaat contohnya banyak jalan menuju Roma, kemudian ada lagi anda perlu mencoba satu kali lagi untuk berhasil jika jatah gagal anda sudah habis. Banyak pepatah yang membuat kita lebih kuat dan sabar dalam menghadapi cobaan yang kita alami.

Ada banyak macam cobaan manusia didunia ini seperti cobaan sakit, cobaan kemiskinan, penindasan orang lain, cobaan belum dapat jodoh, cobaan belum dikaruniani anak dan masih banyak lagi cobaan yang dialami oleh manusia. Sebenarnya semua cobaan manusia yang ada sudah ada dalam Al Qur’an. Contoh kisah-kisah para Nabi, merupakan contoh terbaik dalam menghadapi cobaan ini. Cobaan sakit merupakan cobaan yang paling sering dialami oleh manusia. Kebiasaan buruk dan tidak sehat yang sering kita lakukan merupakan salah satu sebab yang mengakibatkan kita jatuh sakit. Jika kita sabar dalam menghadapi cobaan sakit, maka hal itu akan menghapus sebagian dosa yang pernah kita lakukan. Sehingga bila kita sikapi dengan sabar maka cobaan sakit akan menghasilkan keuntungan berupa penghapusan sebagian dosa. Di sini yang bermain adalah iman seseorang, apakah akan menghasilkan keuntungan atau malah menjadi petaka bagi kita. Maka sabar merupakan buah terbaik dari iman seseorang. Bagi kita yang tidak sakit maka doa kita agar diberi kesehatan adalah cara ampuh untuk menghindarinya sekaligus sebagai pahala bagi kita.

Cobaan kemiskinan merupakan cobaan yang banyak melanda bangsa Indonesia. Perilaku yang boros dan malas berusaha merupakan penyebab dari cobaan ini. Kemudian juga kemiskinan warisan akan menjerat keturunan orang miskin jika tidak ada kepedulian dari orang –orang sekitar yang mampu. Ketidak-mampuan secara ekonomi biasanya akan semakin menjadikan miskin karena ketidak-mampuan secara manajemen. Di negeri Indonesia kita yang sangat kaya dengan sumber daya alam, harusnya dapat mengatasi cobaan kemiskinan. Sebenarnya ada doa agar kita terhindar dari kemiskinan, untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan kepada guru kita atau ustad.

Cobaan penindasan orang lain juga telah dicontohkan dari kisah nabi Musa, yaitu penindasan Fir’aun terhadap kaumnya. Dan doa orang tertindas biasanya sangat mustajab, maka sudah seharusnya kita tidak menindas sesama umat manusia karena doa orang yang teraniaya tidak ada hijab dengan Allah.
Karena sabar merupakan salah satu penolong selain shalat, maka sudah barang tentu kita harus memelihara sifat sabar dalam diri kita. Sudah menjadi janji Allah, orang yang sabar pasti akan mendapatkan keberuntungan dan pahala dan siapa yang lebih menepati janji dari pada Allah. Selain bersabar maka hendaknya kita berusaha dan berdoa dalam menghadapi cobaan ini. Apakah orang akan dibiarkan saja oleh Allah mengatakan dirinya beriman, sekali-kali tidak mereka akan diuji dan dicoba yang akan membuktikan kebenaran tentang imannya. Semoga Allah tidak memberikan cobaan kepada kita kecuali kita sanggup dan sabar atas cobaan tersebut. Amin